Ita Ajak Masyarakat Kurangi Emisi Dengan Gunakan Kendaraan Listrik

SEMARANG[Berlianmedia] – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bekerja sama dengan PLN membangun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Balaikota Semarang, sebagai upaya untuk memberikan solusi bagi masyarakat Kota Semarang yang memiliki kendaraan listrik agar bisa menambah daya kendaraan selain di rumah.

Walikota Semarang Hevearita G Rahayu mengatakan dengan adanya SPKLU yang merupakan support dari PLN diharapkan bisa sangat bermanfaat  bagi warga Kota Semarang khususnya yang ada dilingkungan Balaikota Semarang. SPKLU ini juga menjadi jasa layanan bagi pemilik kendaraan listrik.

Dia menambahkan, dengan adanya SPKLU ini diharapkan bisa mendorong masyarakat memiliki kendaraan listrik. Hal ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo yang meminta pada tahun 2060 di Indonesia sudah zero emisi.

“Dengan adanya SPKLU ini menjadi saru penggerak dari Pemkot untuk mengikuti arahan Presiden,” ujar Ita panggilan akrab Hevearita G Rahayu itu seusai meresmikan SPKLU Balaikota, Selasa (2/5).

Baca Juga:  Jateng Raih Hattrick Penghargaan Pembangunan Terbaik

Menurutnya, arahan dari Presiden untuk menekan emisi hingga zero ini sebenarnya sudah ada sejak 2022. Pada saat itu Presiden meminta semua Pemeirhtah Daerah (Pemda) untuk mengalokasikan anggaran untuk membeli kendaraan listrik.

“Kami sudah menganggarkan tapi ternyata barangnya belum ada. Maka dengan adanya SPKLU dan arahan Presiden maka mobil listrik segera ada di pasaran,” tuturnya.

Ita mengatakan untuk pengadaan kendaraan listrik di lingkungan Pemkot Semarang, nantinya akan diutamakan untuk pengadaan motor listrik yang memiliki masa pakai lebih pendek dan lebih berguna untuk mobilitas ASN.

“Karena disini sudah ada tempat nge-charge nya nanti kita anggarkan (kendaraan listrik). Selain disini SPKLU juga ada dikantor PLN, kantor Provinsi dan kantor SDM Provinsi,” ujarnya.

Selain peresmian SPKLU, Pemkot Semarang juga menerima hibah dari Uwinfly berupa motor listrik yang juga diberikan kepada forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kota Semarang. Selain itu, Pemkot juga menerima becak listrik UDINUS (Beciku) yang akan digunakan di kawasan Kota Lama.

Baca Juga:  Pastikan Hak Pilih Warga Binaan Terlindungi, Pemprov Jateng-Kemenkumham Berkoordinasi

“Kami menerima inovasi dari UDINUS berupa becak listrik, dan hibah dari Uwinfly kepada Pemerintah Kota dan Forkopimda agar kita menjadi pioner menggunakan kendaraan listrik,” tuturnya.

Disinggung tentang penambahan SPKLU, Ita menambahkan, siap menyediakan lahan yang akan dikolaborasikan dengan PLN untuk dibangun pom listrik. Meski demikian, pembangunan SPKLU juga harus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat pengguna kendaraan listrik.

“Kalau sudah dibangun tapi barangnya (kendaraan listrik) tidak ada maka akan sia-sia,” ujarnya.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!