Jepara Percepat Pemetaan Warga Yang Belum Miliki BPJS Kesehatan

JEPARA[Berlianmedia] – Penjabat (Pj) Bupati Jepara mengunstruksikan jajarannya untuk memetakan warga Jepara yang belum mendapatkan perlindungan kesehatan.

Menurutnya, dari data yang diterimanya, masih terdapat 200.000 warga yang belum terdaftar sebagai anggota BPJS Kesehatan. Dari 184 desa yang tercatat, sudah ada 28 desa yang penduduknya sudah lebih dari 95% terdaftar sebagai anggota. Sedangkan sisanya, belum terdaftar.

Untuk itu, Edy meminta, pemetaan dilakukan langsung ke tingkat desa.

“Artinya banyak. Boleh langsung ke desa. Nanti diundang rapat langsung oleh Asisten I, Dinas Kesehatan, Dinsos, Bagian Kesra, dan camat untuk berkoordinasi,” ujar Edy saat menerima kunjungan dari pihak BPJS Kesehatan Jepara, di ruang kerjanya, Rabu (22/2).

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Jepara Sari Hermawati menuturkan, sampai saat ini, anggota BPJS di Jepara mencapai 88%, rata-rata di Jepara masih di bawah Jawa Tengah. Karenanya, dia berharap, dukungan dari Pemkab Jepara agar melakukan percepatan pemetaan di tingkat desa.

Baca Juga:  Pemain Asing Jepang Ryo Fujii Dilepas PSIS Semarang

“Kami belum punya data itu. Harapannya, kalau itu sudah bisa dipetakan, maka kami bisa sama-sama bergerak,”tutur Sari.

Sari menambahkan, kendala yang selama ini dihadapi BPJS Kesehatan Jepara adalah warga yang kurang mampu untuk membayar iuran, perusahaan yang belum patuh mendaftarkan pekerjanya, dan warga yang belum tergerak untuk mendaftar secara mandiri.

Selain itu, dia juga berharap ada alternatif dari Pemkab Jepara, bagi anggota BPJS yang belum terdaftar dan tidak masuk pada kategori penerima bantuan iuran (PBI), agar diberikan solusi dari anggaran daerah.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!