Pemkot Semarang Siapkan Wadah Untuk Tampung Kreatifitas Bagi Siswa SMK

SEMARANG[Berlianmedia] – Walikota Semarang Hevearita G Rahayu mengatakan akan menyiapkan sebuah wadah kreativitas bagi para siswa SMK agar bisa membentuk diri untuk menjadi seorang pengusaha atau enterpreneur.

Menurutnya, pihaknya akan dibuat sebuah program atau kegiatan yang isinya karya-karya siswa SMK untuk dipamerkan kepada khalayak.

“Nantinya akan ada program-program yang bisa mengasah kemampuan para siswa. Saya sudah tidak asing lagi kegiatan yang dilakukan anak-anak kita di SMK negeri khususnya SMK Negeri 6. Beberapa waktu lalu, kami bersama dengan Disdik Provinsi melakukan kegiatan di pasar johar. Begitu melihat kegiatan HUT SMKN 6, kami terbesit menggelar kegiatan untuk siswa-siswi,” ujar Ita panggilan akrab Hevearita G Rahayu itu, Rabu (1/2).

Ita melihat saat perayaan HUT SMK N 6 ini misalnya, banyak sekali penampilan dan pameran dari masing-masing jurusan seperti bartender, kuliner, desain, handicraft, fashion, hingga Make up Artist. Melalui kemampuan para siswa inilah pihaknya akan menyiapkan sebuah wadah yang bisa menampung kreativitas anak-anak muda sesuai dengan instruksi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat pelantikan Walikota, kemarin.

Baca Juga:  Polda Jateng Terjunkan Ribuan Personel dan Tim Taktis, Amankan Piala Dunia U-17 di Surakarta

“Saya terbesit apa yang disampaikan Pak Ganjar saat pelantikan untuk memberi wadah anak-anak muda. Kami terbesit mengadakan kegiatan, misalnya di Kota Lama khusus menyambut Hari Pendidikan Nasional atau Sumpah Pemuda, sehingga, anak-anak muda khususnya sekolah menengah kejuruan nanti saat lulus bisa jadi entepreneur,” tuturnya.

Selain sebuah program atau kegiatan, lanjutnya, pihaknya juga ingin menyiapkan sebuah tempt untuk memamerkan karya anak-anak dan juga bisa dijual sehingga para siswa juga bisa belajar berwirausaha.

”Kami bisa kolaborasikan di Bulu Krestif, Semarang Krestif Galeri, atau Pasar Johar. Sehingga anak-anak bisa mendapatkan pengalaman lebih luas,” ujarnya.

Produk dari para siswa kejuruan ini juga bisa dimasukkan dalam e-katalog. Tujuannya agar para siswa semakin semangat membuat karya karena apa yang mereka buat bisa menghasilkan uang.

Baca Juga:  Kemendagri -Kesbangpol Jateng Edukasi Kaum Perempuan Pentingnya Terjun Dunia Politik

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jawa Tengah, Uswatun Hasanah menambahkan, senang dengan rencana yang diajukan Walikota, agar bisa mewadahi siswa SMK. Bahkan dalam kurikulum merdeka, sisi kolaboratif sangat diperlukan untuk perkembangan siswa. Saat ini kolaborasi tidak hanya antarsiswa melainkan antarsekolah.

“Kami menggagas kolaborasi antarsekolah. Misalnya, kuliner di sekolah satu dengan kuliner sekolah lain, bar tender dengan bar tender, dalam sebuah event. Kami senang. Hal demikian bisa dikolaborasikan,” tutur Uswatun.

Namun dia meminta agar setiap kegiatan dilakukan para siswa tetap harus menjaga integritas dan mengusung sekolah gratis dengan menggunakan biaya operasional sekolah (BOS) untuk membiayai semua kegiatannya.

Kepala SMKN 6 Semarang Almiati menuturkan, jika pihak sekolah sangat senang jika memang nantinya ada wadah khsuus untuk karya-karya siswa SMK yang bisa dijadikan tempat untuk berkreasi.

Baca Juga:  Darmawan Prasodjo Untuk Kedua Kalinya Raih Green Leadership Utama Award

Dia menambahkan, para siswa memang memiliki potensi dan bakat yang sangat luar biasa namun kadang tidak tersalurkan.

 

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!