Megawati Dipastikan Bakal Hadiri Pelantikan Walikota Semarang
SEMARANG[Berlianmedia] – Pelantikan Plt Walikota Semarang Hevearita G Rahayu menjadi Walikota Definitif dijadwalkan akan dilakukan pada Senin (30/1) pekan depan di Gedung Gradhika Bhakti Praja Provinsi Jawa Tengah.
Hevearita G Rahayu akan dilantik langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Bahkan Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri dipastikan bakal menghadiri secara langsung prosesi pelantikan Walikota Semarang itu.
Informasi tentang rencana kehadiran Presiden RI ke-5 tersebut dalam proses pelantikannya sebagai Walikota Semarang sudah banyak yang mengetahui.
“Ya saya dapat info dari Jakarta kalau Bu Mega akan hadir. Alhamdulillah, Ibu Mega berkenan hadir rawuh di Semarang,” ujar Ita panggilan akrab Hevearita G Rahayu, Jumat (27/1).
Ita merasa mendapat sebuah kehormatan dengan hadirnya Ketum PDIP pada pelantikan dirinya. Bahkan jika hal ini sangat luar biasa dan menjadi support baginya dalam menjalani jabatan baru sebagai walikota.
”Sangat senang sekali ya, tdak bisa disampaikan dengan kata-kata. Ini anugerah yang terindah bagaimana beliau memberikan support, bisa rawuh di Semarang,” tuturnya.
Dalam rundown acara yang telah disusun, Megawati akan hadir pada saat pelantikan yakni pukul 11.00 WIB.
Kemudian pelantikan akan dilaksanakan pada 11.30 WIB, dilanjutkan pukul 13.00 WIB akan ada jamuan makan siang bersama Walikota Semarang yang telah dilantik dengan Megawati.
Pada pukul 15.00 WIB, Megawati dijadwalkan berangkat menuju Bandara Ahmad Yani Semarang untuk kembali ke Jakarta.
Setelah itu, Walikota definitif akan menuju Balaikota Semarang yang akan disambut jajaran Pemerintah Kota Semarang dan dilanjutkan dengan tasyakuran di Halaman Balaikota Semarang.
Tasyakuran diikuti oleh DPRD, Forkompinda, tokoh masyarakat dan para perangkat daerah Kota Semarang. Dalam kesempatan tersebut juga dijadwalkan Kepala LKPP RI, Hendrar Prihadi hadir dalam acara tasyakuran sekaligus pisah sambut.
Pelantikan seorang pejabat yang identik dengan pemberian ucapan selamat salah satunya melalui karangan bunga rupanya tidak menjadi keharusan bagi Ita.
Ita justru menghimbau kepada OPD maupun kolega yang ingin mengucapkan selamat pada dirinya tidak perlu dengan memberikan karangan bunga, namun bisa diganti dengan pemberian paket sembako bagi masyarakat Kota Semarang.
Ita menambahkan saat kondisi pasca Covid-19 dan pasca banyaknya bencana yang terjadi di Kota Semarang, bantuan sembako dinilai akan lebih bermanfaat dan bisa dinikmati oleh warga Kota Semarang yang membutuhkan.
“Saya sangat berterima kasih bagi kolega yang sudah memberikan bantuan sembako. Nantinya bantuan sembako ini akan diberikan kepada anak yatim piatu, masyarakat tidak mampu, dan juga tenaga kebersihan Pemkot Semarang,” ujarnya.
Meski demikian, Ita tidak melarang berbagai pihak yang memang ingin memberikan ucapan selamat berupa karangan bunga.
Namun, dia meminta agar karangan bunga tersebut hanya dikirim di area Gedung Gradhika Bhakti Praja Provinsi Jawa Tengah, tempat berlangsungnya pelantikan, area DPRD Provinsi Jawa Tengah dan area Balaikota Semarang.
“Memang kami tidak bisa melarang teman-teman mengirim karangan buka dari keluarga terdekat, teman-teman OPD, pendidikan, kolega-kolega terdekat. Kami minta tidak keluar dari wilayah. Di Gradhika, kami sudah minta izin ke provinsi. Di balai kota juga sama. Hanya di dalam, di luar pun area di balai kota saja,” tuturnya.


