Berkat Bantuan Ganjar, Rumah Jemisah dan Sumarno Jadi Layak Huni

BANYUMAS[Berlianmedia] – Jemisah (75) dan Sumarno (49) kini bisa bernapas lega karena telah menempati rumah sehat layak huni bantuan dari Gubenur Jateng Ganjar Pranowo.

Keduanya merupakan warga Desa Selanegara, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas. Bantuan diserahkan langsung oleh Ganjar saat berkunjung ke desa setempat beberapa waktu lalu.

Sehari-hari, untuk menyukupi kebutuhan hidupnya, Jemisah yang memiliki keterbatasan penglihatan itu bekerja sebagai buruh tani. Sedangkan Sumarno, adalah seorang pencari kroto untuk makanan burung.

Jemisah menceritakan, dulu rumahnya tidak layak huni dan sangat memprihatinkan. Dindingnya terbuat dari anyaman bambu. Tiang-tiang penyangga bahkan rawan roboh. Kondisi itu membuatnya tidak tenang saat tidur. Di rumah itu, hingga tinggal bersama anak, menantu dan cucunya.

“Suami sudah meninggal. Saya ikut anak perempua saya kerja jaga toko dan menantu saya kerja buruh tani,” ujarnya, Jumat (13/1).

Baca Juga:  Dukung Program Presiden Prabowo, 1.185 Siswa SMA 4 Semarang Ikuti Cek Kesehatan Gratis

Namun, kondisi itu berubah setelah Ganjar menyambangi rumahnya, April 2022 lalu. Ganjar memberikan bantuan renovasi rumah senilai Rp20 juta. Setelah direnovasi menggunakan dana bantuan itu, kini rumahnya pun layak huni.

Jemisah mengaku, saat ini dia bisa tidur lebih tenang dirumahnya.

“Rumah saya jadi baik berkat bantuan Pak Ganjar. Saya bertemu dengan Pak Ganjar. Terima kasih Pak Ganjar,” tuturnya.

Senada Sumarno menuturkan baginya kedatangan Ganjar mebuatnya seolah ketiban rezeki tidak terduga. Sudah bertahun-tahun Sumarno bermimpi bisa merenovasi rumahnya. Impian itu baru terwujud setelah mendapat bantuan dari Gubernur Jateng itu.

Dia mengisahkan, kedatangan Ganjar ke rumahnya kala itu mendadak. Dia pun sama sekali tidak menyangka bila Ganjar datang ke rumahnya.

“Saya sempat tidak menyangka Pak Ganjar datang ke sini. Saya sangat bersyukur seperti kejatuhan apa tahu-tahu datang ke sini. Mungkin ini rezeki yang tak terduga,” ujarnya.

Baca Juga:  Persiku Kudus Menang Telak 4-0 Bungkam Mantan Tim Liga 1

Menurutnya, dulu rumahnya terbuat dari papan kayu yang sudah rapuh karena dimakan rayap. Ditambah lagi, tanahnya juga bergeser. Lebih parah lagi saat musim hujan datang.

Sumarno menambahkan, tidak sedikit hewan berbisa seperti kalajengking yang masuk ke rumahnya.

Sedangkan istri Sumarno, Sangidah menuturkan, kini rumahnya sudah jauh lebih baik. Dulu kamar di rumahnya hanya satu, saat ini ada dua kamar ditambah lagi sebuah tempat salat. Dinding yang bolong pun sudah tak ada lagi.

“Alhamdulillah sekali, berkat bantuan Pak Ganjar sekarang rumah saya jadi nyaman. Punya tempat salat. Sekarang rumah jadi lebih sehat. Terima kasih Pak Ganjar,” tuturnya.

Seperti diketahui, Ganjar telah membangun 1.041.894 rumah sehat layak huni (RSLH) bagi warga miskin di seluruh Jawa Tengah. Bantuan renovasi untuk pembangunan RSLH tersebut terdata sejak 2016 hingga 2022.

Baca Juga:  Revisi Perwal Musrenbang, Dari Alokatif Jadi Aspiratif, Kecamatan di Kota Semarang Kembali Fokus Pelayanan

Dari total rumah yang direnovasi sudah intervensi berbagai sumber, baik APBN, APBD Provinsi, APBD kabupaten/kota, CSR, serta swadaya. Bantuan renovasi rumah tersebut masih akan berlanjut di tahun berikutnya.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!