20 Ormas Bakal Ramaikan Festival Budaya Kota Semarang
SEMARANG[Berlianmedia] –
Sebanyak 20 Ormas bakal ikut ramaikan Festival Budaya Ormas Kota Semarang yang akan digelar di Halaman Balaikota Semarang, Sabtu (17/6).
Festival Budaya Ormas Kota Semarang itu diselenggarakan Forum Komunikasi Ormas Semarang Bersatu (FKSB) bekerja sama dengan Kesbangpol Kota Semarang. Festival akan dibuka oleh Sekda Kota Semarang Iswar Aminudin.
Ketua FKSB Kota Semarang Dr H AM Juma’i mengatakan
Festival Budaya Ormas Kota Semarang juga akan dimeriahkan oleh bazar UMKM. Ada 30 stand yang akan menyediakan berbagai kuliner.
“Kami berkomitmen Festival Budaya Ormas harus meriah dan sukses bisa menghibur masyarakat,” ujar Jumai, Kamis (15/6).
Jumai menambahkan, kegiatan Festival Budaya Ormas ini menunjukkan kekompakan Ormas di Kota Semarang, tidak melihat dinamika politik apapun tapi yang dilihat keguyupan kerukunan situasi kondusif, sesuai yang diharapkan.
Sementara itu, Koordinator Penilaian Festival Budaya Ormas Semarang Slamet Widodo SPd menuturkan Festival Budaya ini bukan lomba semata tetapi peserta terbaik 6 besar akan diberikan penghargaan dari 20 peserta yang tampil dalam festival itu.
“Dari 20 peserta kita sudah berkomitmen untuk meramaikan, disini sifatnya hiburan. Dalam festival nanti adalah pentas seni yang membawa manfaat, sekaligus untuk ikut melestarikan kesenian daerah,” tutur Slamet
Selain itu, lanjutnya, kegiatan pentas seni juga merupakan salah satu program FKSB untuk meramaikan Kota Semarang.
“Kami berharap 20 Ormas Peserta Festival tetap kompak dan dapat menghibur masyarakat Kota Semarang dan sekitarnya,” ujarnya.
Tim penilai Festival Budaya terdiri dari akademisi, budayawan dan dari pihak Disporapar.
Untuk masing masing peserta dalam pementasan, panitia memberikan waktu perform 10 menit.
Sebanyak 20 Ormas peserta Festival Budaya Ormas itu, di antaranya
OK, Berkah Dalem, Reog, Brajamusti, LSM FPB, IBI, Punakawan, OI, Karmapala, PPM, LPKPP, Pemuda Muhammadiyah, Rumah Aira, Pemuda Batak, DHC 45, WKRI, Kormi, Efata, LDII, IPSI, Milenial Uri uri Budaya (Muda) dan lainya.


