Warga Batursari Berharap, Tradisi Sedekah Bumi Digelar Lebih Meriah dan Melibatkan Masyarakat

DEMAK [Berlianmedia]– Pemerintah Desa Batursari menggelar tradisi tahunan “Apitan” atau Sedekah Bumi di Gedung Balai Desa Batursari secara sederhana pada hari ini Selasa malam (12/5).

Namun, pelaksanaan yang hanya diikuti oleh jajaran perangkat desa tersebut memicu harapan dari warga agar acara serupa di masa mendatang dapat melibatkan masyarakat luas.

​Berbeda dengan kemeriahan di desa-desa tetangga, acara Apitan di Desa Batursari tahun ini dilaksanakan dalam bentuk selamatan kecil. Prosesi doa bersama dan makan kembul, terpantau hanya dihadiri oleh perangkat desa, tanpa adanya keramaian atau keterlibatan aktif dari warga di lingkungan tingkat RW maupun RT.

​Kondisi ini menimbulkan perbincangan di tengah masyarakat. Banyak warga yang membandingkan perayaan Apitan atau Sedekah Bumi di Batursari dengan desa-desa sekitar, yang biasanya menggelar kirab budaya, pertunjukan seni, atau pasar rakyat, yang mampu mempererat silaturahmi antar warga.

Baca Juga:  Ini Tugas Yang Harus Dituntaskan Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana

​”Kami berharap acara Apitan atau Sedekah Bumi jangan hanya dilakukan di tingkat perangkat desa saja. Sebagai warga, kami ingin ikut merayakan rasa syukur ini bersama-sama seperti desa lain,” ujar salah satu warga, yang enggan disebutkan namanya.

​Warga mempertanyakan, mengapa Desa Batursari terkesan menutup diri dalam pelaksanaan tradisi ini, padahal Sedekah Bumi sejatinya adalah momentum kebersamaan antara pemimpin desa dan rakyatnya.

​Masyarakat Batursari berharap, pemerintah desa dapat mengevaluasi agenda tahunan ini. Beberapa poin yang diharapkan warga antara lain, seperti ​Partisipasi Publik, yang melibatkan perwakilan warga dari setiap RT dan RW.

Selain itu, dalam melaksanakan pelestarian Budaya itu, perlu juga untuk mengadakan hiburan rakyat, yang menjadi ciri khas Sedekah Bumi.

Dan yang lebih pokok adanya transparansi, dengan komunikasi yang lebih terbuka, terkait konsep acara kepada masyarakat.

Baca Juga:  Ribuan Orang Hadiri Haul Ke-13 KH Masruri Mughni di Ponpes Al Hikmah Brebes

​Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Desa Batursari belum memberikan keterangan resmi, mengenai alasan pelaksanaan acara yang digelar secara tertutup dan sederhana tersebut.

 

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!