Lahan Pertanian .675,6 hektare di Magelang Terdampak Hujan Abu Merapi

SEMARANG[Berlianmedia] – Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Jawa Tengah menyebut 1.675,6 hektare lahan pertanian terdampak hujan abu vulkanik di wilayah Magelang.

Kepala Balai Perlindungan Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Distanbun Jateng, Fransisca Herwati mengatakan ribuan hektare lahan pertanian tersebut merupakan jenis tanaman hortikultura.

“Tanaman hortikultura ya terdampak hujan abu,ya rusaknya karena abu terlalu tebal dan ada pasirnya kalau yang kriteria ringan terkena abu tapi tipis. Kalau yang ringan kemarin sudah menyampaikan ke warga kalau bisa disiram air agar tidak merusak proses fotosintesis,” ujar Herwati, Rabu (16/3).

Dia menambahkan, komoditas tanaman terdampak hujan abu vulkanik imbas erupsi Merapi di Magelang yakni tomat, sawi, kubis dan cabai.

Menurut Herwati, dampak kerusakan dikategorikan menjadi tiga, yakni ringan, sedang, dan berat. dia merinci tanaman yang masuk kategori rusak berat hanya 282 hektare dari 1.600 hektare.

Baca Juga:  Gelar Rakernas, Kadin Rumuskan Rekomendasi Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan

“Kami juga meminta ke petani agar panen lebih cepat agar tanaman tidak rusak,” tuturnya.

Herwati mengklaim, pihaknya saat ini tengah mengajukan bibit hortikultura ke Direktorat Jendral Tanaman Hortikultura Kementerian Pertanian bagi petani yang mengalami kerugian akibat abu vulkanik erupsi Gunung Merapi.

“Karena adanya keterbatasan dana, kami ajukan bibit ke Kementerian untuk bibirnya,” ujarnya.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!