Pemkot Surakarta Gelar Pasar Murah Guna Tekan Inflasi
SURAKARTA[Berlianmedia] – Pemerintah Kota Surakarta menyebar ribuan kupon pada kegiatan pasar murah di Pendopo Kecamatan Jebres Surakarta, sebagai upaya untuk pengendalian inflasi serta membantu masyarakat, Senin (7/11).
Kegiatan kerja sama dengan Bank Indonesia itu juga diselenggarakan di empat kecamatan lainnya, meliputi Kecamatan Banjarsari, Pasar Kliwon, Laweyan dan Serengan. Masyarakat yang telah memiliki kupon hanya perlu membayar Rp25.000 untuk mendapatkan paket barang yang dijual dari pasar murah, berisi beras 5 kg produksi Pedaringan, teh satu kotak, minyak goreng 1 liter, dan gula pasir 1 kg.
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming berpesan kepada masyarakat untuk tertib saat menukarkan kupon.
“Masyarakat tidak perlu cemas atau risau dan tidak perlu dorong-dorongan saat mengantre, semua akan dapat kok. Asalkan mempunyai kupon yang sudah diberikan oleh pak Lurah,” ujar Gibran.
Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa berharap, dengan adanya pasar murah dapat mengurangi beban masyarakat, serta dapat bermanfaat bagi masyarakat dan menurunkan angka inflasi.
Dua memastikan pemerintah akan tetap mendampingi pemulihan ekonomi masyarakat.
“Harapannya, agar angka inflasi di kota ini tidak lebih tinggi dari Pusat. Bahkan kami juga akan tetap mendampingi pemulihan masyarakat, dengan mengadakan acara pasar murah serta menyubsidi transportasi. Ekonomi pulih, angka inflasi tertekan,” tutur Teguh.
Pada kesempatan tersebut juga diserahkan 9.000 bibit cabai secara simbolis kepada Pemerintah Kota Surakarta, dari perwakilan Bank Indonesia Surakarta. Bibit cabai tersebut akan dibagikan kepada masyarakat, untuk ditanam di lahan masing-masing, sebagai upaya untuk mengendalikan inflasi karena kenaikan harga cabai.


