FKSB dan Polrestabes Semarang Sepakat Perang Lawan Kreak, Balap Liar dan Perjudian

SEMARANG[Berlianmedia] – Forum Komunikasi Ormas Semarang Bersatu (FKSB) Kota Semarang menegaskan komitmennya mendukung aparat kepolisian memberantas berbagai penyakit masyarakat, mulai dari aksi kreak, balap liar, perjudian hingga peredaran minuman keras yang dinilai semakin meresahkan warga.

Komitmen tersebut mengemuka dalam silaturahmi dan audiensi FKSB bersama jajaran Polrestabes Semarang, Selasa (26/5), yang diterima langsung Kapolrestabes Semarang Kombes Pol.

 

Heri Wahyudi didampingi Wakapolrestabes, Kasat Intelkam, Kasat Binmas serta pejabat utama lainnya.
Audiensi dipimpin Ketua FKSB Kota Semarang Dr. H. KRAT. AM Juma’i, SE., MM., bersama para tokoh dan pengurus organisasi.

Dalam pertemuan itu, FKSB menekankan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban kota tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat keamanan, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga:  Bolehkah Menjamak Shalat Tanpa Saf

FKSB menilai berbagai persoalan sosial seperti kenakalan remaja, aksi kreak, balap liar, perjudian dan maraknya minuman keras menjadi ancaman serius bagi ketenteraman masyarakat serta masa depan generasi muda di Kota Semarang.

“Situasi kondusif harus dijaga bersama. Masyarakat juga harus berani memberikan informasi kepada aparat agar berbagai gangguan keamanan bisa cepat ditindak,” ujar Ketua FKSB dalam forum tersebut.

Selain menyampaikan program organisasi yang selama ini bersinergi dengan Pemerintah Kota Semarang, TNI-Polri dan sejumlah OPD, FKSB juga menegaskan kesiapan organisasi kemasyarakatan untuk menjadi mitra strategis dalam menjaga stabilitas daerah dan memperkuat persatuan masyarakat.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol. Heri Wahyudi menyambut positif langkah FKSB yang dinilai aktif membangun komunikasi dan kolaborasi dengan aparat keamanan.

Baca Juga:  Bertekad Zero Stunting , Pj Bupati Jepara Studi Tiru ke Sukoharjo

Pihaknya mengapresiasi keterlibatan organisasi masyarakat dalam mendukung terciptanya Kota Semarang yang aman, damai dan kondusif.

Sementara itu, jajaran Intelkam dan Binmas Polrestabes Semarang menilai partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan kota di tengah tantangan sosial yang terus berkembang.

Audiensi berlangsung hangat dan penuh kekhidmatan karena bertepatan dengan Hari Arafah, momentum ketika jamaah haji melaksanakan wukuf di Padang Arafah.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, keamanan daerah dan keberkahan bagi seluruh masyarakat Kota Semarang.

Melalui sinergi antara aparat keamanan, pemerintah dan organisasi masyarakat, FKSB berharap Kota Semarang dapat terus berkembang sebagai kota yang aman, harmonis dan religius menuju Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!