Kosta Rika Sang Kuda Hitam Grup E Piala Dunia 2022

Edisi 2022 menjadi Piala Dunia keenam bagi Kosta Rika. Mereka menjalani debut di turnamen terbesar sepak bola dunia empat tahunan tersebut pada 1990. Prestasi terbaik Kosta Rika saat mencapai babak perempat final pada Piala Dunia 2014.

Timnas Kosta Rika tercatat sebagai tim terakhir yang lolos ke Piala Dunia 2022 Qatar dari zona Concacaf. Kosta Rika lolos ke Piala Dunia 2022 setelah mengalahkan Selandia Baru di babak play-off pada 14 Juni lalu. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Ahmad bin Ali, Doha, Kosta Rika menang dengan skor 1-0 lewat gol Joel Campbell.

“Kami lolos karena kami adalah tim yang hebat dengan pemain hebat dan staf pelatih yang hebat. Karena kita adalah keluarga. Karena kami adalah kelompok yang sangat kompak. Karena kami pantas mendapatkannya. Kami sangat senang telah berhasil sampai ke Qatar,” ujar Campbell setelah memastikan satu tempat untuk negaranya di Piala Dunia 2022.

Tim berjuluk Los Ticos harus melalui babak playoff untuk bisa memastikan berlaga di putaran final Piala Dunia 2022. Di Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Concacaf Kosta Rika hanya mampu finis di peringkat empat di bawah Kanada, Amerika Serikat dan Meksiko, tiga tim yang berhak lolos langsung ke Qatar.

Baca Juga:  Kapolda Jateng Resmikan Satpas di Boyolali dan 11 Bangunan

Kosta Rika satu-satunya tim nasional di Amerika Tengah yang bermain di lima edisi Piala Dunia FIFA. Tim sepak bola nasional Kosta Rika memiliki Peringkat Football Elo rata-rata tertinggi sepanjang masa di Amerika Tengah dengan 1597,1, dan Peringkat Football Elo tertinggi sepanjang masa di Amerika Tengah, dengan 1806 pada 2014.

Di balik kunci kesuksesan Kosta Rika adalah pelatih Luis Fernando Suarez Guzman. Pelatih berusia 62 tahun ini resmi ditunjuk sebagai arsistek Kosta Rika pada 1 Juni 2021.
Luis Fernando memiliki pengalaman melatih tim dari Benua Amerika seperti Ekuador. Di bawah asuhan pelatih asal Kolombia ini, Kosta Rika mencatatkan 12 kemenangan, 4 kali imbang dan lima kali kalah.

Keputusan Fernandez Suarez memanggil Navas, dan pemain veteran lainnya, Bryan Ruiz, menjadi kunci sukses Kosta Rika ke Qatar.

“Saya harus membujuk mereka untuk bertahan dan memainkan Piala Dunia lagi dan saya senang saya melakukannya. Ada banyak yang mengkritik itu, tetapi mereka adalah bagian penting dari kesuksesan skuad ini,” tutyrnya.

Baca Juga:  Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kota Semarang Resmi Dilantik

Tim ini spektakuler. Ini adalah kelompok pemain yang spektakuler. Dengan para pemain ini, jauh lebih mudah untuk melakukan sesuatu. Besok harus mulai memikirkan segalanya.

“Tapi kami harus berkembang dan saya berharap dalam beberapa bulan ke depan kami bisa melakukannya. Kami ingin bersaing dengan negara-negara ini, saya pikir itu penting,” ujar Fernandez Suarez.

Grup E yang dihuni oleh Jerman, Spanyol, Jepang dan Kosta Rika merupakan salah satu grup neraka di Piala Dunia 2022. Peluang untuk lolos dari penyisihan grup mungkin terbilang tipis tetapi dengan target tanpa beban dan tekanan bisa menjadikan Kosta Rika sebagai kuda hitam Grup E di Qatar nanti.

Pemain senior Kosta Rika Bryan Ruiz dalam komentarnya juga mengatakan hal-hal tertentu perlu diubah, tetapi yang penting adalah lolos dan suap merayakannya.

“Itu buah kerja keras selama berbulan-bulan dan kami akan pergi dan melakukan yang terbaik di Qatar 2022, ” tuturnya.

Key Player Keylor Navas

Navas sering dinilai oleh beberapa pakar sebagai salah satu kiper terbaik di dunia. Ia dianggap oleh beberapa orang dalam olahraga sebagai yang terbaik dalam sejarah CONCACAF.

Baca Juga:  Ganjar Berbagi Tips Pemimpin Masa Kini Pada Anak Muda

Tipikal seorang Navas adalah penjaga gawang energik, terutama dikenal karena kelincahan, kecepatan, dan atletisnya di gawang, serta refleksnya yang cepat dan tembakan yang luar biasa dan kemampuannya memberhentikan bola.

Pemain yang saat ini memperkuat Paris SG (Perancis) cukup sukses saat masih memperkuat Real Madrid (Spanyol), beberapa piala berhasil dipersembahkan Navas untuk Real Madrid, salah satu buktinya dengan mempersembahkan 3 gelar Piala Champions.

Keylor Navas

Meski sudah berusia 35 tahun, kiprah pemain ini masih dibutuhkan oleh Timnas Kosta Rika dalam mengawal gawang timnya, terbukti sejak debut pada 11 Oktober 2018, Navas sudah menjalani 107 pertandingan saat memakai seragam Timnas Kosta Rika seperi yang dikutip transfermarkt.co.id.

Nama Tim: Tim Nasional Sepak Bola Kosta Rika
Julukan: Los Ticos (The Ticos), La Sele (The Selection), La Tricolor (The Tricolor)
Asosiasi: Federación Costarricense de Fútbol (FCRF)
Konfederasi: CONCACAF (Amerika Utara)
Sub-konfederasi: UNCAF (Amerika Tengah)
Pelatih kepala: Luis Fernando Suárez
Kapten: Keylor Navas
Caps terbanyak: Celso Borges (153)
Pencetak gol terbanyak: Rolando Fonseca (47)
Stadion kandang: Estadio Nacional
Kode FIFA: CRC

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!