Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan Bertambah Jadi 132 Orang

MALANG[Berlianmedia] – Korban meninggal dunia dalam tragedi Kanjuruhan bertambah satu orang yaitu Helen Pricela seorang suporter Arema FC setelah dirawat di RSUD dr Syaiful Anwar, Malang selama 10 hari.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Husnul Muarif saat dikonfirmasi membenarkan ada pasien ICU meninggal dunia dari korban tragedi Kanjuruhan.

Inggih [Betul], ada 1 pasien ICU meninggal terkait Kanjuruhan. Sudah dipulangkan jam 16.00 WIB,” ujarnya, (selasa (11/10).

Husnul tak menjelaskan lebih lanjut rinci penyebab Helen meninggal setelah menjalani perawatan. Namun, menurutnya, hal itu hanya bisa dijelaskan oleh pihak RSSA.

“Alamat sesuai informasi adalah Dampit. Kalau penyebabnya monggo langsung ke RSSA,” tuturnya.

Hal itu juga dibenarkan Direktur Utama Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang dr Kohar Hari Santoso, di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Baca Juga:  Ganjar-Gandhi Bahas Pengembangan UMKM Jateng di Korsel

Selain itu, tutur Kohar, bahwa ada 10 korban yang masih dirawat intensif di rumah sakit yang dipimpinnya itu dan tercatat 6 korban di ruang ICU, dua di antaranya kritis.

“Di ICU nya ada enam, kemudian di ruang biasa tinggal empat. Cuma yang di ICU itu kondisinya belum stabil dan kita perlu perhatian khusus supaya mereka tertangani lebih baik,” ujarnya.

Dia menambahkan, dua korban yang masih kritis membutuhkan perhatian dan penanganan yang lebih, karena kondisinya masih tidak stabil. Keduanya mengalami luka di bagian kepala.

“Ada yang kena benturan di kepala. Benturannya itu sampai pendarahan yang kemudian mengalami shock yang berkepanjangan,” tutur dr Kohar.

Dia belum bisa memastikan apakah pendarahan di mata korban itu disebabkan oleh gas air mata kedaluarsa atau bukan.

Baca Juga:  Bupati Semarang Pantau Harga Kepokmas di Pasar Projo Ambarawa

“Itu kan sebenarnya apakah yang bersangkutan dekat sekali ataukah jauh. Kalau dekat sekali intensitas kenanya cukup tinggi. Tapi ada juga yang jauh karena dia panik, lari, lalu tertumbuk dengan yang lain,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendi juga mengonfirmasi penambahan jumlah korban meninggal dunia tragedi Kanjuruhan.

Korban meninggal bernama Helen Priscella berusia 21 tahun warga Desa Amadanom, Dampit Malang, Jawa Timur.

“Helen meninggal di RS Syaiful Anwar, Malang,” tutur Menko PMK Muhadjir Effendy.

Mahasiswi di sebuah akademi kebidanan itu sebelumnya menjalani perawatan di RS Cakra Malang. Helen adalah salah satu pasien yang sempat dijenguk oleh Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Malang.

Baca Juga:  Semen Gresik Kembali Sabet Penghargaan Proper Hijau 2022 dari KLHK

Dengan demikian, berdasarkan data pemerintah, maka jumlah korban tewas dalam Tragedi Kanjuruhan tersebut kini mencapai 132 orang. (rs)

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!