Ayah Korban Berharap Kejadian Yang Sama Tidak Terulang “Cukup Anak Saya”

SEMARANG[Berianmedia] – Keluarga Fans JKT48 yang meninggal saat menonton konser group Idol memenuhi panggilan Penyidik Pidum Polrestabes Semarang untuk dimintai keterangan terkait meninggalnya Arsyad Disky.

Ayah Korban,  Edi Sarjono, datang ke Mapolrestabes Semarang dengan didampingi adiknya Bayu Eriadi.

Edi yang tampak sedih,  berharap kejadian yang sama tidak terulang kembali

“Ya seharusnya ada evaluasi lagi supaya penyelenggaraannya tidak seperti itu lagi, tidak ada korban lagi cukup anak saya”, ujar Edi yang dilanjutkan tangisan.

Edi pun kemudian menyerahkan Bayu untuk menjelaskan terkait pertanyaan awak media

Saat ini pihak keluarga belum mendapatkan titik terang terkait kematian Arsyad (17). Mereka berharap ada penjelasan terkait apa yang terjadi saat di dalam konser.  Bayu pun berharap pihak pengelola mal yang menjadi lokasi konser itu untuk berkunjung ke rumahnya.

Baca Juga:  KAI Luncurkan Kereta Ekonomi New Generation

“Untuk menjelaskan gimana sih di sana, gimana karena sampai hari ini nggak ada”, ujar Bayu saat DI Mapolrestabes Semarang Kamis (14/7)

Bayu juga mengatakan bahwa pihak penyedia tempat konser , sebelumnya sempat datang ke rumah duka usai pemakaman korban. Namun, mereka hanya menyampaikan duka cita dan mengaku tak tahu saat ditanya terkait apa yang terjadi sebenarnya

“Hal-hal yang saya tanyakan di sana gimana ketika jatuh apa yang dilakukan, dia nggak paham, nggak ngerti”, ujarnya

Sementara terkait kedatanganya ke Mapolrestabes Semarang, Bayu menjelaskan terkait kondisi korbn sebelum terjadinya peristiwa saat menonton Konser.

“Kami ditanya terkait seputaran kondisi awal Almarhum dari rumah datang ke lokasi konser . kakak saya ( ayah Almarhum) bilang jam 07.00 wib gym dulu trus pulang kerumah makan, kemudian jam 09.30 datang lokasi konser. Kemudian mendapatkan informasi dari Rumah Sakit yang menghubiungi kakak saya jam 17. 21 WIB. Korban gym jam 07 -730, karena Almarhum memang seorang atelit  kempo berprestasi”, tutur Bayu.

Baca Juga:  347 GB Data Perusahaan Bocor, Ganjar: Belum Ada Laporan di Jateng

Sebelumnya seorang Wota atau Fans JKT 48 meninggal saat menyaksikan konser di Mal  tentrem selasa (11/7). Awalnya korban pingsan dan sempat mendapatkan pertolongan kemudian dilarikan ke rumah sakit serta dinyatakan meninggal dunia.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!