BNPT- Kemensos Kuatkan Kearifan Lokal Untuk Tangkal Radikalisme

SUKOHARJO[Berlianmedia] – BNPT bersinergi dengan Kementerian Sosial melalui Program Penguatan Kearifan Lokal dan Ekonomi Masyarakat yang dilaksanakan oleh Paguyuban Caraka Utama. di Desa Kwarasan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo,Kamis(15/12). Hal itu untuk mencegah penyebaran paham radikalisme di tengah masyarakat.

Program Penguatan Kearifan Lokal dan Ekonomi Masyarakat merupakan bantuan Kementerian Sosial berupa bantuan tunai senilai lima puluh juta rupiah  yang kemudian oleh Paguyuban Caraka Utama diwujudkan dalam bentuk pembelian 20 stel beskap Solo komplit, dan berbagai jenis kostum wayang orang. Sedangkan untuk penguaatan ekonomi masyarakat, dirahkan untuk membantu pelaku UMKM di bidang kuliner tradisional di Desa Kwarasan.

Paguyuban Caraka Utama merupakan paguyuban seni yang dibentuk secara swadaya oleh masyarakat Desa Kwarasan sejak tahun 1983 yang bergerak dalam bidang kesenian dan sosial kemasyarakatan. Kegiatan Paguyuban Caraka Utama saat ini antara lain, latihan karawitan yang dilaksanakan secara rutin, latihan pambiwara, dan seni tari tradisional. Anggota Paguyuban Caraka Utama saat ini berjumlah 60 orang baik tua maupun muda yang merupakan warga Desa Kwarasan.

Baca Juga:  Bahagianya Warga Jepara Ngukir Bareng Ganjar

Menurut Fasilitator Daerah Sinergisitas Kementerian/Lembaga-BNPT Wilayah Sukoharjo, Ahmad Wafi, penguatan nilai kearifan lokal dianggap sebagai salah satu cara dalam mencegah penyebaran paham radikalisme, disamping itu sebagai sarana untuk mencintai dan menjaga nilai budaya yang telah tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat.

Sementara itu,Kepala Desa Kwarasan, Teguh Wiradi juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Kementerian Sosial dan BNPT atas bantuan yang telah diberikan.

“Program sinergi bersama Kemensos dan BNPT ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah terhadap nilai-nilai kebudayaan lokal yang mengakar di masyarakat, khususnya di Desa Kwarasan ini,” katanya.

Senada, Ketua Paguyuban Caraka Utama, Wakidi mengatakan, dengan adanya program bantuan kearifan lokal ini menjadi pemacu semangat bagi seluruh warga Desa Kwarasan untuk semakin bangga dengan niali-nilai luhur budaya bangsa.

Baca Juga:  Harga Kebutuhan Turun, Jateng Agustus 2022 Deflasi -0,39%

“Harapan saya, program ini dapat menjadi pemacu semangat bagi anggota paguyuban khususnya dan warga Desa Kwarasan pada umumnya, untuk semakin mencintai budaya bangsa, kalau bukan kita siapa lagi, dan bila bukan sekarang, kapan lagi saatnya” ungkapnya.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!