SMK Negeri 1 Rembang Launching Kelas Industri Jepang, Buka Peluang Kerja Global
REMBANG[Berlianmedia] – SMK Negeri 1 Rembang resmi meluncurkan program Kelas Industri Jepang bekerja sama dengan PT JIAEC Yogyakarta. Peluncuran berlangsung di Ruang Gatotkaca SMKN Rembang, Sabtu (28/3).
Kepala SMKN 1 Rembang, Widodo S.Pd., MM menjelaskan, di era globalisasi dunia kerja menuntut tenaga kerja yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis (hard skills), tetapi juga karakter kerja yang kuat (soft skills). Jepang, sebagai salah satu negara industri terkemuka di Asia dan dunia, dikenal memiliki standar tinggi dalam aspek keterampilan maupun etos kerja.
“Peluncuran Kelas Industri Jepang ini merupakan langkah strategis untuk menjembatani kesenjangan kompetensi antara lulusan SMK dengan kebutuhan industri manufaktur dan jasa di Jepang maupun perusahaan Jepang di Indonesia,” ujarnya.

Program tersebut dirancang untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia sekaligus memenuhi kebutuhan pasar kerja Jepang. Para siswa akan dibekali pengetahuan, keterampilan teknis, serta kemampuan berbahasa Jepang sebagai bekal utama untuk bekerja di negeri tersebut.
Sebanyak 42 peserta mengikuti program ini, terdiri dari 23 siswa SMKN 1 Rembang, 11 siswa SMKN 1 Sumber, 4 siswa SMKN 1 Sedan, dan 3 siswa SMK BTB Juwana Pati.
Diharapkan, program ini dapat membuka peluang kerja lebih luas bagi lulusan SMK ke negara industri seperti Jepang. Widodo juga mengingatkan para peserta untuk memiliki semangat dan tekad kuat dalam mengikuti program. “Kalian harus memiliki target yang jelas agar kelak bisa meniti karier yang lebih gemilang. Sekolah akan terus mendukung dan berharap program ini menjadi ikon SMKN 1 Rembang,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala PT JIAEC Yogyakarta, Arief Prasetiyo, S.Pt., menekankan pentingnya kesungguhan peserta dalam mengikuti program. Ia menyebutkan bahwa banyak alumni yang telah sukses bekerja di Jepang setelah mengikuti pelatihan serupa.
“Kami mengapresiasi kerja sama ini. Selama sekitar 15 tahun bekerja sama dengan SMKN 1 Rembang, kami telah mengirimkan tenaga kerja ke Jepang dengan berbagai kompetensi,” ungkapnya.
Program Kelas Industri Jepang ini akan berlangsung selama 17 pertemuan dengan durasi 8 jam pelajaran setiap pertemuan. Instruktur program adalah Siti Nur Aimatur, S.Hum., atau yang akrab disapa Aim Sensei, guru Bahasa Jepang SMKN 1 Rembang yang telah lulus Training of Trainer dari PT JIAEC Yogyakarta.
Dengan adanya program ini, diharapkan lulusan SMK memiliki keterampilan dan daya saing global sehingga mampu memperoleh peluang kerja dan kehidupan yang lebih baik di masa depan.


