Sejumlah Maba Vokasi Undip Semarang Keracunan RS Roemani Lapor Polisi
SEMARANG [Berlianmedia]- Sejumlah mahasiswa baru vokasi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang yang mengalami keracunan sejak Kamis (15/8) lalu hingga Jumat (16/8) kini, masih menjalani perawatan di ruang rawat inap di rumah sakit, yang terletak di jalan Singosari Semarang.
Hal itu dibenarkan oleh Humas RS Roemani Muhammadiyah Semarang Sigit Budiarto yang menyatakan, memang masih ada sejumlah mahasiswa Undip yang menjalani perawatan di RS Roemani.
Menurut Sigit, petugas medis masih melakukan pemeriksaan para mahasiswa yang menjalani perawatan.
“Masih ada yang menjalani rawat inap , namun ada juga yang hanya rawat jalan” kata Sigit pada Wartawan, Jumat (16/8).
Sigit mengatakan, pihaknya sudah melaporkan adanya kasus ini ke Polsek Semarang Selatan.
“Kemarin habis magrib kamii sudah melapor ke Polsek Semarang Selatan, polisi juga datang ke sini juga” kata Sigit.
Namun demikian, Sigit mengakui hingga kini penyebab keracunan belum diketahui, karena dari pihak rumah sakit hanya memberikan penjelasan dari aspek medis
“Dari aspek medis kenapa kok bisa sampai diare, hanya sebatas itu” kata Sigit.
Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah mahasiswa baru (Maba) vokasi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, yang tengah mengikuti orientasi pengenalan kampus (ospek) terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Roemani Semarang, untuk dilakukan perawatan secara intensif karena mengalami keracunan.
Para mahasiswa Jurusan Akuntansi dan Pajak (AP) mengalami keracunan usai menyantap makanan yang disajikan panitia Ospek, yang berlangsung di kampus ekonomi Undip kawasan Pleburan Semarang.
Para mahasiswa yang masih mengenakan seragam ospek putih hitam dilarikan ke IGD RS Roemani di jalan Singosari oleh panitia ospek
Sumber internal kampus menyebutkan, jumlah mahasiswa yang terkena keracunan hampir separuh dari jumlah yang ikut ospek.
“Banyak mas yang kena, hampir separuh,” kata salah satu mahasiswa yang selamat.
Sejumlah panitia yang mengenakan seragam almamater Undip, tampak sibuk di ruang IGD.
Petugas dari RS masih belum bersedia memberikan keterangan karena masih dalam penanganan.
Namun di ruang IGD terlihat sejumlah mahasiswa yang sibuk dalam ruangan.
Humas RS Roemani Sigit saat dikonfirmasi sejumlah awak media belum bisa memberikan tanggapan.
“Mohon maaf, ditunggu njeh,” kata Sigit singkat
Sementara rektor Undip Prof Suhernomo saat dikonfirmasi wartawan mengaku belum mendengar kasus yang menimpa mahasiswanya.
“Kami akan cek ke bagian kemahasiswaan untuk memastikan kejadian tersebut,” kata Hernomo


