Puluhan Warga Demak Kembali ke Pengungsian Saat Banjir Kembali Tinggi

DEMAK[Berlianmedia] – Ribuan rumah di Desa Prampelan, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, masih terendam banjir, memasuki hari ke enam, Kamis (5/1).

Ketinggian banjir merendam 1300 rumah di Desa Prampelan, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, hingga saat ini masih berkisar 40-100 sentimeter. Banjir sempat mengalami surut dan membuat puluhan warga kembali ke rumah.

“Kemarin sore (4/1) sempat pulang ke rumah. Niatnya mau bersih-bersih rumah, karena air sudah mulai surut meski sedikit. Lha semalam malah banjir tinggi lagi, ditambah hujan. Akhirnya kita terpaksa balik lagi ke pengungsian,” ujar Rowiyah, salah seorang warga Desa Prampelan.

Sementara itu, dari 120 pengungsi di Gedung Olahraga Prampelan, sekitar 100 warga masih bertahan di pengungsian karena hujan deras masih terjadi. Warga berharap pemerintah daerah segera menangani banjir ini dengan mendatangkan pompa untuk menyedot air dari pemukiman.

Baca Juga:  Mahasiswa UKI Toraja Terinspirasi Ganjar, Bertekad Bersama Wujudkan Indonesia Emas

“Sudah mau enam hari ini di sini (pengungsian). Kalau makan tercukupi. Tapi kami warga meminta Ibu Bupati menangani serius persoalan banjir ini,” tutur Siti, pengungsi Desa Prampelan.

Banjir Desa Prampelan terjadi sejak Sabtu (31/12), dengan ketinggian mencapai dua meter. Selain merendam 1300 lebih rumah, banjir memaksa ratusan warga mengungsi.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!