Cuaca Ekstrem Jelang Idul Fitri di Jawa Timur, Masyarakat Diminta Waspada dan Siaga

SURABAYA [Berlianmedia]— Menjelang Hari Raya Idul Fitri, masyarakat di berbagai wilayah Jawa Timur diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Juanda mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir serta angin kencang sesaat hingga 20 Maret 2026.

Fenomena ini dipicu oleh masa peralihan musim atau pancaroba dari musim hujan menuju musim kemarau. Pada periode seperti ini, kondisi atmosfer cenderung tidak stabil sehingga berpotensi memicu terbentuknya awan hujan secara tiba-tiba dengan intensitas tinggi.

Dalam keterangannya, BMKG mengingatkan bahwa hampir seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Timur berpotensi mengalami dampak cuaca tersebut selama periode 11–20 Maret 2026.

Baca Juga:  Kecamatan Keling Gelar Jepara Bersholawat dan Do'a Bersama Hari Senin Besok

Selain hujan lebat dan angin kencang, masyarakat juga diminta mewaspadai berbagai risiko bencana hidrometeorologi yang dapat menyertainya. Di antaranya potensi banjir di wilayah dataran rendah, tanah longsor di daerah perbukitan, banjir bandang di kawasan aliran sungai, hingga pohon tumbang akibat terpaan angin kencang.

Situasi ini menjadi perhatian penting, terutama karena aktivitas masyarakat menjelang Idul Fitri biasanya meningkat, mulai dari persiapan mudik, aktivitas perdagangan, hingga mobilitas di jalan raya.

Karena itu BMKG mengimbau masyarakat, untuk tidak hanya memantau perkembangan cuaca secara berkala, tetapi juga mengambil langkah antisipasi sederhana di lingkungan masing-masing. Misalnya memastikan saluran air tidak tersumbat, memangkas ranting pohon yang rapuh serta menghindari berteduh di bawah pohon besar saat hujan disertai angin kencang.

Baca Juga:  Kasdam IV/Diponegoro Hadiri Syukuran HUT Ke-78 Korps Zeni Angkatan Darat

Bagi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan, terutama mudik, penting untuk memperhatikan kondisi cuaca sebelum berangkat serta memastikan kendaraan dalam kondisi prima. Pengendara juga diimbau untuk mengurangi kecepatan saat hujan lebat karena jarak pandang dapat menurun secara signifikan.

Dengan kewaspadaan bersama dan kesiapsiagaan sejak dini, diharapkan masyarakat dapat tetap menjalani aktivitas menjelang Hari Raya dengan aman dan nyaman, sekaligus meminimalkan risiko dampak dari cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!