Bupati: BLT BBM Cair, Jagan Naikkan Tarif Transportasi
KUDUS[Berlianmedia] – Tukang ojek dan sopir angkutan diminta tidak menaikkan tarif transportasi, menyusul disalurkannya bantuan langsung tunai (BLT) akibat kenaikan BBM.
Hal itu disampaikan Bupati Kudus Hartopo pada penyerahan BLT kepada tukang ojek dan sopir angkutan di Taman Krida, Wergu Wetan, Jumat (2/12). Menurutnya, dengan bantuan tersebut, diharapkan dapat meringankan beban pemilik jasa angkutan umum di tengah kenaikan harga BBM. Sehingga, tarif angkutan umum tidak naik dan laju inflasi di Kabupaten Kudus bisa terkendali.
“Mohon untuk tak menaikkan tarif angkutan dan ojek nggih. Biar masyarakat tak terbebani dan inflasi terkendali,” harap bupati.
Pada kesempatan itu, Hartopo mengingatkan kepada tukang ojek, untuk tetap menjaga ketertiban di jalan dan menjaga kenyamanan dalam berkendara.
“Bagi tukang ojek, tetap jaga ketertiban sehingga memberikan kenyamanan bagi penumpang dan pengguna jalan lain,” imbuhnya.
Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Kudus Agung Karyanto menyampaikan, penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp450 ribu, yang bersumber dari APBD.
Sopir angkudes penerima bantuan, Joko Sungkowo, berterima kasih atas BLT yang diterimanya. Dirinya akan memanfaatkan bantuan tersebut untuk biaya operasional angkutan sehari-hari.
“Alhamdulillah, sangat terbantu. Matur nuwun Pak Bupati,” ucapnya.


