Pekerjaan Rumah (PR) BUMDes Desa Nepen Kec. Teras, Boyolali Tidak Ringan

Berlianmedia.com – Merintis Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) bukanlah pekerjaan ringan. Terlebih di Desa Nepen, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali, di mana BUMDes harus tumbuh di tengah berbagai keterbatasan dan tantangan nyata.

Salah satu tantangan terbesar yang di hadapi pengurus BUMdes desa Nepen adalah ketiadaan penyertaan modal. BUMDes dituntut bergerak, tetapi tanpa bahan bakar yang cukup. Ini tentu bukan kondisi ideal.

Namun di sinilah letak ujian kebersamaan antara pengurus BUMDes dan Pemerintah desa: apakah desa hanya menunggu bantuan, atau mampu bangkit dengan kekuatan gotong royong?

Belum lagi persoalan sosial di lapangan. Ada klaim-klaim warga yang lebih dahulu mengelola potensi aset desa, seperti lahan wisata, lalu muncul klaim: “Ini wilayah saya.”

Ini bukan sekadar soal kepemilikan, tetapi soal cara pandang. Apakah potensi desa akan dikuasai pribadi, atau dikelola bersama untuk kesejahteraan seluruh warga?

Baca Juga:  Pj Gubernur Jateng dan Mensesneg Bagikan Bantuan Beras Di Sukoharjo

Di sisi lain, hadirnya Koperasi Merah Putih juga menjadi fenomena dinamika baru. Ini bukan untuk dipertentangkan, fi perdebatkan tetapi harus disikapi dengan bijak.

Jika tidak dikelola dengan baik, bisa terjadi tumpang tindih kepentingan. Namun jika disinergikan, justru bisa menjadi kekuatan ekonomi desa yang luar biasa.

Yang Dibutuhkan: Pendekatan, Bukan Penekanan

BUMDes tidak bisa berjalan dengan pendekatan kekuasaan. Yang dibutuhkan adalah pendekatan intensif kepada masyarakat:
Mendengarkan warga, bukan hanya memberi arahan
Mengajak, bukan memaksa
Membuka ruang dialog, bukan konflik

Karena sejatinya, BUMDes bukan milik pemerintah desa, bukan milik pengurus, tetapi milik seluruh warga masyarskatnya.

BUMDes Hadir Untuk Apa?

Perlu dipahami bersama:
BUMDes hadir bukan untuk mengambil alih usaha warga
BUMDes hadir untuk memperkuat dan mengembangkan potensi desa
BUMDes hadir agar manfaat ekonomi bisa dirasakan bersama, bukan hanya segelintir orang

Baca Juga:  Ibu di Karawang Nangis Curhat ke Ganjar, Kalau Cari Kerja Harus Nyogok Hingga Rp8 Juta

Jika ada potensi wisata, maka tujuannya bukan sekadar keuntungan, tetapi:
Membuka lapangan kerja
Meningkatkan pendapatan warga sekitar
Menggerakkan ekonomi desa secara kolektif

Saatnya Bersinergi, Bukan Berkompetisi

BUMDes Desa Nepen Kecamatan Teras Kabupaten Boyolali hari ini menghadapi “pekerjaan rumah” yang tidak ringan. Pemerintah desa dan pengurus BUMDes harus mampu:
Menyatukan kepentingan warga
Menjembatani konflik kepemilikan
Membangun kepercayaan masyarakat
Mengharmoniskan peran BUMDes dan koperasi

Karena jika warga masyarakat inginnya berjalan sendiri-sendiri, semua akan menjadi lemah. Tapi jika bersatu, desa akan maju dan kuat.

Pesan Untuk Warga Desa Nepen

Mari kita ubah cara pandang: “Dari ini milik saya” sekarang di ubah menjadi “Ini milik kita, untuk kesejahteraan bersama.”

BUMDes tidak akan berhasil tanpa dukungan warga. Dan warga tidak akan maju tanpa wadah yang kuat seperti BUMDes.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!