Cuaca Kota Semarang Hari Kamis Ini Kembali Uji Kewaspadaan Warga : Siang Terik, Sore Berpetir
SEMARANG [Berlianmedia] – Cuaca di Kota Semarang pada Kamis, 21 Mei 2026, diperkirakan kembali mengalami perubahan ekstrem. Sejak pagi, kondisi cuaca didominasi langit sebagian besar cerah dengan suhu udara mencapai 29 derajat Celsius. Namun suhu yang dirasakan masyarakat mencapai 36 derajat Celsius akibat tingginya kelembapan udara.
Memasuki siang hari, suhu diprediksi meningkat hingga 32 derajat Celsius. Di tengah cuaca panas tersebut, potensi hujan mulai muncul sekitar pukul 13.00 WIB dan meningkat tajam pada pukul 14.00 WIB dengan peluang gerimis disertai petir mencapai 60 persen. Kondisi kemudian berlanjut dengan potensi badai petir tidak merata pada sore hari sebelum berubah menjadi hujan ringan hingga malam.
Perubahan cuaca yang cepat dari panas menyengat menuju hujan dan petir menjadi fenomena yang semakin sering terjadi di kawasan perkotaan. Situasi ini berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat, terutama pengendara, pekerja lapangan, pedagang kaki lima, hingga warga yang beraktivitas di ruang terbuka.
Masyarakat diimbau untuk mengurangi aktivitas berat saat cuaca panas ekstrem, memperbanyak konsumsi air putih guna mencegah dehidrasi,
membawa perlengkapan hujan saat bepergian serta menghindari berteduh di bawah pohon atau baliho ketika petir terjadi.
Selain berdampak pada kesehatan, cuaca ekstrem juga menjadi pengingat penting mengenai tekanan lingkungan di wilayah perkotaan. Efek panas kota akibat minimnya ruang hijau, padatnya bangunan serta tingginya polusi membuat suhu terasa lebih tinggi dibanding kondisi normal.
Fenomena ini menunjukkan, bahwa isu cuaca kini bukan hanya persoalan alam, melainkan bagian dari advokasi kesehatan dan lingkungan hidup. Penguatan ruang terbuka hijau, kesadaran menjaga lingkungan serta kesiapsiagaan menghadapi perubahan iklim menjadi langkah penting demi melindungi keselamatan dan kualitas hidup warga kota.
Di tengah cuaca yang makin sulit diprediksi, kewaspadaan kolektif menjadi kunci agar masyarakat tetap aman, sehat dan produktif.


