Tingginya Biaya Perawatan Buper Kwarcab Bagikan Zona Area Ke 14 Kwarran.
REMBANG [Mediaberlian] – Tingginya biaya perawatan bumi perkemahan. dengan luas sekitar 20 hektar sangatlah tinggi. Untuk dapat memperindah area Buper Kwartir Cabang Rembang membagi zona kawasan per Kwarran. Ketua Kwartir Cabang Rembang melalui Kepala pengelola Buper Rif,an kepada awak media Minggu (1/2) menyampaikan bahwa untuk mempercantik dan revitalisasi
area Buper ini dibutuhkan biaya cukup besar, ujar dia.
Lanjut dia, sesuai dengan arahan dari ketua kwartir Cabang Rembang Kak Gunasih bagaimana Buper kita menjadi ikon kwarcab Rembang dan juga dapat menjadi area wisata alam pertama di Rembang.
Awal tahun ini Kwartir Cabang sudang mengkapling zona untuk masing-masing Kwarran. kami berharap untuk masing masing Kwarran dapat mulai merancang kaplingan keindahan lingkungannya. Kwartir Ranting dapat memaksimalkan anggota Pramuka untuk di masing masing kegiatan.
Lanjut dia, Mucab kami langsung mendata area Buper Karangsari Park yang pernah menjadi ikon kota Rembang, dimana kita pernah menjadi tuan rumah Jambore Daerah ke XII tahun 2007 dan menjadi penyelenggara terbaik hingga saat ini. Kami akan merevitalisasi area Buper agar minimal kembali layak menjadi tuan rumah kegiatan kepramukaan tingkat daerah.
Untuk itu kami melibatkan Kwarran untuk peduli dan handarbeni Buper kita agar layak dan tetap indah serta asri. mengingat biaya perawatan dan menjaga keindahan Buper itu mahal. Sebagai penerus para pendahulu kita yang telah merintis adanya Buper Karangsari Park kita wajib untuk menjaga keindahan dan juga kelayakan untuk kegiatan, papar dia.
Untuk mengganti pohon pohon tua yang telah ditebang kami mendatangkan bibit pohon tabepuya bekerjasama dengan Semen Indonesia Rembang. Puluhan pohon ini kami tanam sepanjang pintu masuk hingga depan joglo dan lapangan upacara.
Disamping itu kami juga mendapatkan bibit kelapa dari kwartir Ranting sebanyak 3 dari 14 Kwarran. Dengan demikian keanekaragaman hayati yang yang di Buper ini makin lengkap. Karena area ini sering digunakan kegiatan Pramuka maka di Buper ini juga kita tanam kelapa sesuai dengan lambang Gerakan Pramuka yaitu Tunas kelapa.
Beberapa pembina yang datang ke Buper pada kegiatan Rakor Program kerja tahun 2026 sangat senang dan bangga karena Buper sudah mulai ditata lagi dan kepengurusan tahun 2026 kompak nya seperti tahun 2005 diera Kak Mahasin saat menjabat ka Kwartir Cabang Rembang dan menjadi inisiatornya dalam pengadaan Bumi Perkemahan Karangsari Park, imbuh Kak Mulyono pelatih Nasional gerakan Pramuka. (Sigit).


