Kejati Jatim Canangkan Zona Integritas Menuju WBBM 2025
SURABAYA [Berlianmedia] – Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) memulai langkah strategis menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) melalui Pencanangan Pembangunan Zona Integritas yang berlangsung pada Selasa (11/2). Acara ini dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Prof. (HCUA) Dr. Mia Amiati, S.H., M.H., CMA., CSSL., dengan dihadiri jajaran pimpinan dan pegawai Kejati Jatim.
“Hari ini, kita berkumpul untuk melaksanakan kegiatan penting terkait pembangunan Zona Integritas menuju WBBM di Kejati Jatim,” ujar Kajati Jatim dalam sambutannya.
Kejati Jatim sebelumnya berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada tahun 2019, sebuah capaian yang dianggap prestisius mengingat kompleksitas wilayah Kejati Jatim dengan satuan kerja terbanyak di Kejaksaan RI. “Perjuangan reformasi birokrasi tidak berhenti pada predikat WBK. Kita harus melanjutkan ke tahap berikutnya, yaitu WBBM,” tegas Kajati Mia Amiati.
Menurut Permenpan RB No. 5 Tahun 2024, pengajuan predikat WBBM memerlukan sejumlah syarat, termasuk opini WTP dari BPK, predikat SAKIP minimal BB, indeks reformasi birokrasi minimal B (untuk Pemda) atau BB (untuk kementerian/lembaga), serta maturitas SPIP minimal Level 3.
“Pembangunan Zona Integritas melibatkan tahapan pencanangan, pembangunan, pengusulan, penilaian, hingga penetapan. Tahap terpenting adalah pembangunan, yakni membangun integritas melalui perubahan yang terencana, masif, komprehensif, dan sistematis,” jelasnya.
Kajati Jatim menekankan bahwa membangun integritas mencakup tiga aspek utama: sistem, manusia, dan budaya. “Sistem berarti membangun instrumen seperti SOP, pengendalian gratifikasi, WBS, dan SPIP. Manusia berarti membangun mindset aparatur untuk menolak korupsi, yang membutuhkan waktu serta keteladanan pimpinan. Sementara budaya adalah kebiasaan yang mendukung nilai integritas,” terangnya.
Kajati Mia Amiati mengajak seluruh jajaran untuk bersama-sama menjaga integritas, bekerja secara kolaboratif, dan bersemangat dalam mencapai WBBM. “Jagalah marwah diri, keluarga, dan institusi. Laksanakan tugas dengan hati nurani, itikad baik, dan taat aturan,” pesannya.
Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Wakajati Jatim), para asisten, Kabag TU, koordinator, jaksa senior, pejabat eselon IV dan V, serta seluruh pegawai dan PPNPN Kejati Jatim.
Dengan penuh semangat, Mia Amiati menutup acara dengan deklarasi resmi, “Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, saya canangkan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Semoga upaya ini membawa keberkahan untuk kita semua. Aamiin.”








