Diduga Mengantuk, Mobil Rombongan Guru Asal Bekasi Alami Kecelakaan di Tol Ungaran, Satu Orang Meninggal Dunia

KABUPATEN SEMARANG [Berlianmedia]— Perjalanan rombongan guru asal Bekasi berakhir duka setelah kendaraan yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan di ruas Tol Semarang–Solo, Selasa pagi (6/1).

Insiden tragis tersebut terjadi sekitar pukul 05.20 WIB di KM 426.400, wilayah Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, yang melibatkan satu unit mobil Hiace dan sebuah truk bermuatan beton, yang melaju di jalur lambat.

Peristiwa itu mengakibatkan satu penumpang meninggal dunia, sementara sejumlah lainnya mengalami luka-luka.

Kasat Lantas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani STK, SIK, CPHR membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan, bahwa mobil Hiace diketahui membawa 14 orang, termasuk pengemudi, yang merupakan rombongan guru dari Yayasan Marsudirini Bekasi. Rombongan tersebut rencananya hendak menuju wilayah Bawen.

Baca Juga:  Modus Debitur Topengan di BPR Purworejo Diungkap, Ratusan Aset Disita Polda Jateng

“Benar, telah terjadi kecelakaan pagi tadi di KM 426.400 Tol Semarang–Solo, masuk wilayah hukum Polres Semarang,” ungkap AKP Lingga.

Berdasarkan keterangan awal di lapangan, kecelakaan diduga terjadi akibat pengemudi Hiace mengantuk, sehingga kendaraan menabrak truk bermuatan beton yang berada di depannya.

“Dugaan sementara, pengemudi Hiace mengalami kelelahan atau mengantuk, sehingga menabrak truk yang berjalan di lajur lambat,” jelasnya.

Akibat benturan tersebut, satu orang penumpang Hiace meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, sembilan penumpang lainnya, termasuk pengemudi Hiace berinisial TT (56), warga Kota Batam, mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RSUD dr. Gondo Suwarno Ungaran, untuk mendapatkan perawatan intensif.

Empat penumpang lainnya dilaporkan hanya mengalami luka ringan dan menjalani rawat jalan.
Pengemudi truk bermuatan beton berinisial AS (55), warga Lampung Tengah, saat ini tengah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga:  Ita Dorong Pelaku UMKM Untuk Daftarkan Sertifikasi Halal

Di lokasi kejadian, arus lalu lintas dari arah Semarang sempat mengalami perlambatan karena satu lajur harus ditutup sementara. Personel Sat Lantas Polres Semarang, PJR Tol serta petugas pengelola jalan tol bergerak cepat melakukan pengamanan, pengaturan lalu lintas dan proses evakuasi kendaraan.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya menjaga kondisi fisik saat berkendara, khususnya dalam perjalanan jauh. Kepolisian mengimbau para pengguna jalan tol untuk beristirahat apabila merasa lelah atau mengantuk demi keselamatan bersama.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!