Mayjen TNI Achiruddin Resmi Jabat Pangdam IV/Diponegoro
SEMARANG [Berlianmedia] – Tongkat komando Panglima Kodam IV/Diponegoro resmi berpindah tangan. Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., mantan Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres), dipercaya memimpin Kodam IV/Dip menggantikan Mayjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P., M.Si.
Serah Terima Jabatan (Sertijab) dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., di Markas Besar TNI AD (Mabesad), Jakarta, pada Kamis (3/7). Penunjukan ini sekaligus menegaskan posisi Mayjen TNI Achiruddin sebagai salah satu perwira tinggi TNI AD dengan rekam jejak gemilang dan kepercayaan strategis dari pimpinan tertinggi TNI.
Sebelum dipercaya menjabat sebagai Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin menjabat sebagai Danpaspampres sejak 29 November 2023. Dalam peran tersebut, ia mengemban tugas vital sebagai komandan satuan pengamanan Presiden RI ke-7, Ir. H. Joko Widodo, hingga Presiden RI ke-8, Jenderal TNI (Purn) H. Prabowo Subianto.
Posisi itu dijalani setelah sebelumnya menjabat sebagai Wakil Komandan Jenderal Kopassus (Wadanjen), serta menduduki berbagai jabatan strategis seperti Komandan Grup A Paspampres, Danrem 074/Warastratama, dan Komandan Batalyon 812/Gultor Sat-81 Kopassus.
Lahir pada 15 November 1975, Mayjen Achiruddin merupakan lulusan SMA Taruna Nusantara angkatan kedua (1991–1994) dan melanjutkan ke Akademi Militer Magelang (1994–1997) dengan kecabangan Infanteri. Karier militernya kental dengan aroma pasukan elite, karena lama berdinas di satuan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dan Paspampres.
Ia dikenal sebagai prajurit lapangan sekaligus pemimpin strategis. Di Kopassus, ia pernah menjabat sebagai Komandan Batalyon 812/Gultor, Wakil Komandan Sat-81 Gultor, hingga Asisten Intelijen Danjen Kopassus. Sedangkan di struktur kewilayahan, ia sempat menjabat Komandan Kodim 0506/Tangerang dan Kepala Staf Korem 052/Wijayakrama.
Mayjen Achiruddin menyelesaikan berbagai pendidikan militer prestisius, seperti Sekolah Kecabangan Infanteri, Pendidikan Komando, Gultor, Free Fall, Diklapa I & II, Seskoad, dan Sesko TNI. Ia juga mengantongi berbagai brevet, baik nasional maupun internasional, di antaranya:
Brevet Komando Khusus
Free Fall & Gul
Master Parachutist Badge dari Singapore Army dan Royal Thai Army
Brevet Setia Waspada Paspampres
Atas dedikasi selama lebih dari dua dekade, Mayjen TNI Achiruddin telah menerima berbagai penghargaan bergengsi, seperti:
Bintang Yudha Dharma Pratama
Bintang Kartika Eka Paksi Pratama & Nararya
Satyalancana Kesetiaan 8, 16, dan 24 Tahun
Satyalancana Operasi Militer, Dharma Nusa, Wira Dharma, Wira Siaga, hingga Ksatria Yudha
Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata pengabdiannya yang tidak hanya loyal, tetapi juga penuh prestasi, integritas, dan dedikasi untuk bangsa dan negara.
Sebagai Pangdam IV/Diponegoro yang baru, Mayjen TNI Achiruddin diharapkan mampu membawa energi baru dalam membina satuan, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, serta menjawab berbagai tantangan keamanan dan pembinaan teritorial di wilayah Jawa Tengah dan DIY.
“Di bawah kepemimpinan beliau, kita berharap Kodam IV/Dip akan semakin tangguh, profesional, dan humanis, menjadi garda utama pertahanan di jantung pulau Jawa,” ujar salah satu pejabat TNI di sela Sertijab.
Di balik ketegasan militernya, Mayjen TNI Achiruddin dikenal sebagai pemimpin yang rendah hati, terbuka terhadap masukan, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap prajurit serta masyarakat. Figur seperti inilah yang diyakini mampu memimpin Kodam IV/Diponegoro menjadi lebih adaptif, responsif, dan berkarakter dalam menghadapi dinamika pertahanan ke depan. (PendamIV/Dip)


